Kreatif dan Konsisten Menerapkan Gaya Hidup Sehat

Kompas.com - 01/06/2010, 18:32 WIB

KOMPAS.com - Sejak awal Mei lalu, "SOYJOY Healthylicious", online reality show pertama di Indonesia, sudah menyisakan lima finalis. Berdasarkan vote hingga hari ini di website http://soyjoy.co.id/healthylicious/blog, kelima finalis ini adalah Yuliana Tan (1598), Sri Primadika Agustina (1361), Dimas Novriandi (489), Nasta Inda (325), dan Sazkia Rosseina Gaziscania (286).

Ketika menyeleksi 10 finalis dari 7141 pendaftar, SOYJOY memang sudah menyediakan berbagai fasilitas seperti ahli gizi, personal trainer dari Celebrity Fitness (berikut free membership selama tiga bulan), spa dan massage, makeover (rambut dan wajah), serta wardrobe. Tetapi menjadi finalis reality show ini tampaknya lebih sulit daripada program lain yang mengenalkan gaya hidup sehat.

Seperti yang dikatakan Suhendar, Product Marketing Manager PT Amerta Indah Otsuka saat peluncuran program beberapa bulan lalu, mereka yang terpilih sebenarnya menjanjikan resolusi yang tergolong "gampang".

"Ini kan bukan program penurunan berat badan, tetapi program untuk mereka yang ingin hidup sehat. Resolusi yang dibuat harus applicable, misalnya berhenti merokok. Kami tidak mencari finalis yang ingin menjadi 'Paris Hilton', misalnya," ujar Suhe, begitu sapaan pria ini.

Namun dalam resolusi yang applicable itulah terletak tantangan utamanya. Dalam program ini finalis tidak dikarantina, melainkan hanya diberi panduan mengenai pola makan yang sehat (termasuk cemilan yang sehat) dan berolahraga. Pertemuan memang diadakan secara berkala, misalnya saja, setiap bulan mereka akan mengadakan latihan bersama di Celebrity Fitness. Tetapi di luar latihan bersama itu mereka harus mampu berkomitmen dengan diri sendiri untuk rutin berlatih. Paling-paling hanya akan ada "mata-mata" yang akan memantau finalis yang ternyata tidak konsisten dengan komitmennya, dan melaporkan pantauan tersebut melalui candid photo atau video yang ditampilkan di website SOYJOY.

Setiap bulan, produk cemilan yang terbuat dari tepung kedelai dan buah-buahan ini memberikan tantangan program hidup sehat. Setiap finalis diberi tantangan untuk mengadakan acara bertema Low GI Fever (Maret), SOYJOY Party (April), dan Strawberry Challenge (Mei). Inti dari tantangan ini adalah bagaimana memperkenalkan konsep SOYJOY sebagai cemilan dengan indeks glikemik rendah, sehingga baik untuk mengontrol gula darah dan berat badan.

Penguasaan produk menjadi persoalan dalam tantangan ini. Nasta Inda (30), yang menggelar piknik di Monas bersama teman-temannya dalam "SOYJOY party", misalnya, mendapat berondongan pertanyaan seputar "Buat apa sih makan SOYJOY?" dan "Kenapa berat badannya tidak turun juga?".

Primadika yang asal Surabaya tidak hanya menjawab tantangan Strawberry Challenge dengan mencari keberadaan varian terbaru SOYJOY ini di berbagai hipermarket, tetapi juga menunjukkan berbagai landmark kota buaya ini dari rute-rute yang dilaluinya.

Berbagai aktivitas tersebut, dan perkembangan komitmen mengenai resolusi yang mereka janjikan, harus di-update di blog pribadi mereka di situs SOYJOY maupun di Facebook (SOYJOY Lounge) dan twitter (@SOYJOYID). Dengan cara ini mereka mendapat peluang untuk memperoleh suara sebanyak-banyaknya dari pengunjung situs. Sebanyak 30 persen kemenangan finalis memang akan ditentukan dari hasil voting, selain tentunya hasil medical check up yang akan memastikan perkembangan kondisi kesehatan mereka.

Mereka yang paling rajin nge-blog, kreatif dalam menyampaikan pesan mengenai gaya hidup sehat, dan konsisten menjalankan gaya hidup sehatnya, akan menjadi pemenang. Untuk hadiah jalan-jalan ke Jepang, seluruh kerepotan itu layak dijalani.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau